MANDAKALA

A Simple Woman With Complicated Mind

Author: Mandakala (page 2 of 8)

Politik Bagiku Adalah…

Sumur dengan pusaran air kotor. Ia siap menenggelamkanmu jika kamu takluk diantara arusnya.

Aku baru saja mengatur filter pertemanan di media sosial yang aku punya. Menyingkirkan segala pembahasan tentang politik yang menjurus ke arah anarki. Ternyata ini melelahkan karena mayoritas teman-teman dunia mayaku adalah simpatisan kubu nomor 1 dan nomor 2.
Aku tidak suka politik, tapi ada beban moral sebagai warga negara untuk setidaknya paham tentang perkara yang satu ini. Continue reading

Sebuah Nama di Sembilan Belas Enam Lima

Namanya Soekasbi. Sulung lima bersaudara. Continue reading

Ketinggalan Di Rumah

Tabu bagi sebagian orang adalah jika berurusan dengan rokok, seks dan narkoba. Sementara tabu bagiku adalah membawa pekerjaan ke rumah. Rumah yang aku maksud adalah rumah orang tuaku. Aku mulai keluar dari rumah sejak S1, sejak mulai kos karena kebutuhan kuliah. Sejak itu pula, pantang bagiku untuk pulang selama masih banyak tanggungan tugas kuliah. Hal ini berlaku sampai sekarang dan untuk jenis tugas/pekerjaan apapun. Karena percuma juga, malah mengganggu saja. Continue reading

Bahasa Ketiga

Manusia Indonesia setidaknya punya dua bahasa yang dikuasai seiring dengan tumbuh kembangnya: bahasa ibu dan bahasa nasional. Untuk kasusku, aku punya bahasa Jawa sebagai bahasa ibu dan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Malam ini sedikit melankolis dan ingatanku kembali ke kelas 3 SMA. Masa itu adalah masa dimana seseorang akhirnya berkata padaku, betapa aku sesungguhnya mampu menguasai bahasa apapun jika aku mau. Continue reading

Wiro Sableng dan Puncak dari Segala Tren Nostalgia

Sudah lama pengen nulis tentang ini. Tentang bagaimana waktu-waktu terakhir banyak sekuel dirilis, banyak remake, banyak film digarap untuk menebeng popularitas versi sebelumnya. Perlukah aku sebut AADC 2 (2016), Ayat-ayat Cinta 2 (2017), Si Doel The Movie (2018), Eiffel, I’m in Love 2 (2018) ?  Continue reading

Kisah Kesah

Semesta selalu punya cara untuk mengajakmu menertawakan diri sendiri.

Seperti hari ini. Continue reading

Kuliah Dimana, Manda?

Tulisan ini dibuat untuk dua alasan. Pertama, karena ini satu-satunya yang bisa aku berikan untuk CRCS–Of course! I’m not smart enough to become part of their researcher line anyway. Kedua, karena banyak orang yang salah paham dan mengira bahwa lulus dari sini aku akan jadi ustazah. Continue reading

FAQ Beasiswa Unggulan

Suatu hari seorang mahasiswa gadungan dan sesepuh (?) angkatannya sedang berada di kelas. Apa yang mereka lakukan? Mengerjakan response paper yang deadline-nya 1 jam lagi. Luar biasa. Karena bingung mau nulis respon apa, akhirnya mereka ngobrol. Continue reading

Bapak dan Mamak: Part 1

Hari ini setelah kelas Religion, Gender and Sexuality yang membahas tema konstruksi keluarga, memoriku kembali ke hari itu.

20 tahun lalu.. Continue reading

Orthodox Church Decoration

I used to read a story about a man, a devout Catholic, who asked his Bishop, “Why are Catholic churches always so majestic and bustling with decorations?” and the Bishop said that, “Do not you know that for a Catholic, one of the important things to note is what we do in the house of the Lord. If it is so important, then why do not we make God’s house as beautiful as possible?” Continue reading

Older posts Newer posts

© 2020 MANDAKALA

Theme by Anders NorenUp ↑